Tanaman hias jenis ini merupakan tanaman yang cukup fenomenal pada tahun 2000, Tanaman philodendron mungkin jenis tumbuhan yang masih asing untuk Anda, sekalipun demikian tanaman hias ini nyata adanya bahkan banyak ditanam oleh masyarakat.
Saya sendiri termasuk salah satu penggemar keluarga Araceae ini selain Anthurium, Alocasia, Colocasia, dengan koleksi pertama adalah Philodendron jenis Red King Congo, daun nya besar, gagah dan sangat "purba" penampilan nya.
Perawatan nya jauh lebih mudah dibandingkan Anthurium dan Alocasia / Colocasia, jarang ada penyakit / hama, kuat terhadap cuaca panas dan terpaan hujan, sangat recomended banget buat pecinta tanaman hias khususnya yang baru belajar bertanam.
Ada banyak jenis Philodendron, untuk saat ini - 2021 yang saya koleksi antara lain jenis :
1. Philodendron King Congo
2. Philodendron Pink Congo
3. Philodendron Black Cardinal
4. Philodendron Ring Fire Varigata
5. Philodendron Emerald
6. Philodendron Birkin
7. Philodendron Melanochrysum
8. Philodendron Verucosum
9. Philodendron Mexicanum
10. Philodendron Billietiae Ori
11. Philodendron Billietiae x Atabapoense
12. Philodendron Equadorian Canoe
13. Philodendron Gloriosum
14. Philodendron Pastazanum
15. Philodendron Plowmanii Silver & Dark Face
16. Philodendron Paraido Verde
17. Philodendron White Knight
18. Philodendron Pink Princess
19. Philodendron Giganteum Varigata
20. Philodendron White Wizard
Kita akan bahas satu persatu di artikel berikutnya, sebelum masuk lebih jauh, alangkah lebih baik kita mengetahui sedikit klasifikasi dan morfologi tanaman Philodendron :
Klasifikasi tanaman Philodendron memiliki klasifikasi khusus yang sebagian besar dirujuk pada susunan kedudukannya. Menurut klasifikasinya, philodendron memiliki kingdom Plantae. Divisi-nya tetap yaitu Spermatophyta tetapi sub divisi-nya unik yaitu Angiospermae.
Tanaman philodendron memiliki kelas Monocotyledoneae dengan ordo Arales. Karena itu tanaman disebut tumbuhan hias dari keluarga araceae dengan genus Philodendron.
Higher classification: Aroideae
Scientific name: PhilodendronFamily: Araceae
Kingdom: Plant
Order: Alismatales
Class: Liliopsida
Morfologi tanaman Philodendron
Secara taksonomi tanaman philodendron tidak hanya memiliki klasifikasi tertentu tetapi juga bisa dijelaskan secara morfologis. Ini dia morfologi tanaman philodendron yang dimaksud:
1. Morfologi Akar
Tanaman philodendron merupakan tumbuhan hias yang memiliki tipe akar serabut. Tipe yang hampir sama dengan tanaman jenis hias yang lain.
Untuk warnanya biasanya akar berwarna kecokelatan dengan tekstur menggembung atau gemuk. Karena tekstur inilah akar tanaman akan bertahan asal tetap tertopang oleh tanaman yang lain.
Akar tanaman philodendron tidak hanya berfungsi sebagai penopang tetapi juga sebagai pencari nutrisi dan hara tanah. Maka dari itu sebagai tanaman hias karakter epifit, philo juga memiliki akar udara yang ikut merambat.
2. Morfologi Batang
Tanaman philodendron memiliki batang yang unik yaitu batangnya tetap memiliki ruas atau buku-buku tetapi teksturnya tidak berkayu.
Setiap tangkai daun serta mata tunas akan menempel pada ruas batangnya. Sekalipun demikian teksturnya tetap tegak karena memiliki panjang batang yang terbatas. Sedangkan klasifikasi berikutnya adalah batangnya merambat dengan panjang mencapai 3 meter.
3. Morfologi Daun
Daun tanaman philodendron memiliki bentuk yang berbeda-beda. Varietas yang ditemukan di Indonesia sebagian besar daunnya berbentuk oval, bulat dan hati. Sedangkan tanaman hasil stek atau silang biasanya daunnya berbentuk jari.
Klasifikasi warna daun philo tidak jauh berbeda yaitu varian warnanya juga sangat banyak. Yang populer adalah daun yang berwarna hijau muda dan hijau tua. Namun yang unik ada gradasi warna seperti merah, kuning, ungu, bahkan hitam.
Perpaduan warna daun inilah yang membuat tanaman philodendron layak disebut tanaman hias karena tampilan warna tersebut membuat tanaman terlihat cantik. Daun tanaman philodendron memiliki permukaan yang licin dan mengkilap. Namun ada beberapa varietas yang ketika diraba permukaan daunnya terasa kasar.
Keunikan daun tanaman philodendron selanjutnya ialah memiliki ukuran daun yang berbeda-beda. Di bagian yang menempel pada tangkai, daun terlihat lebih kecil bahkan seakan mati. Namun jika semakin ke arah pucuk ukuran daunnya semakin besar dan lebar.
Daun-daun ini menempel pada tangkai yang memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan lebar daun. Uniknya tangkai bunga memiliki warna yang berbeda dengan dominasi warna pada bunganya.
4. Morfologi Bunga
Untuk bunga tanaman Philodendron hampir sama dengan bunga Aglonema. Ini wajar karena keduanya merupakan tanaman hias yang se-spesies. Bahkan dalam beberapa klasifikasi dan morfologi keduanya memiliki banyak persamaan.
Bunga tanaman Philodendron memiliki dua unsur pendiri yaitu tongkol dan seludang. Yang mana fungsinya sebagai penutup tongkol.
Untuk karakter bunganya termasuk bunga berumah satu, yang mana serbuk sari berada di bagian atas tongkol sedangkan putik ada di bagian pangkalnya.
Untuk seludang bunga biasanya terbuka saat bunga betina sudah matang. Biasanya beberapa hari kemudian bunga jantan juga menyusul.
Untuk mengetahui seludang pada bunga philo silakan sentuh di dalam kelopak yang bertekstur kaku. Biasanya unsur ini berwarna putih, kuning dan kadang hijau.
Demikian penjelasan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman hias philodendron. Semoga bisa menjadi tambahan pengetahuan untuk Anda semua.
Semoga bermanfaat.