Kamis, 14 Oktober 2021

Tanaman Hias Philodendron


Tanaman hias jenis ini merupakan tanaman yang cukup fenomenal pada tahun 2000, Tanaman philodendron mungkin jenis tumbuhan yang masih asing untuk Anda, sekalipun demikian tanaman hias ini nyata adanya bahkan banyak ditanam oleh masyarakat.

Saya sendiri termasuk salah satu penggemar keluarga Araceae ini selain Anthurium, Alocasia, Colocasia, dengan koleksi pertama adalah Philodendron jenis Red King Congo, daun nya besar, gagah dan sangat "purba" penampilan nya.

Perawatan nya jauh lebih mudah dibandingkan Anthurium dan Alocasia / Colocasia, jarang ada penyakit / hama, kuat terhadap cuaca panas dan terpaan hujan, sangat recomended banget buat pecinta tanaman hias khususnya yang baru belajar bertanam.

Ada banyak jenis Philodendron, untuk saat ini - 2021 yang saya koleksi antara lain jenis :

1. Philodendron King Congo
2. Philodendron Pink Congo
3. Philodendron Black Cardinal
4. Philodendron Ring Fire Varigata
5. Philodendron Emerald
6. Philodendron Birkin
7. Philodendron Melanochrysum
8. Philodendron Verucosum
9. Philodendron Mexicanum
10. Philodendron Billietiae Ori
11. Philodendron Billietiae x Atabapoense
12. Philodendron Equadorian Canoe
13. Philodendron Gloriosum
14. Philodendron Pastazanum
15. Philodendron Plowmanii Silver & Dark Face
16. Philodendron Paraido Verde
17. Philodendron White Knight
18. Philodendron Pink Princess
19. Philodendron Giganteum Varigata
20. Philodendron White Wizard

Kita akan bahas satu persatu di artikel berikutnya, sebelum masuk lebih jauh, alangkah lebih baik kita mengetahui sedikit klasifikasi dan morfologi tanaman Philodendron :

Klasifikasi tanaman Philodendron memiliki klasifikasi khusus yang sebagian besar dirujuk pada susunan kedudukannya. Menurut klasifikasinya, philodendron memiliki kingdom Plantae. Divisi-nya tetap yaitu Spermatophyta tetapi sub divisi-nya unik yaitu Angiospermae.
Tanaman philodendron memiliki kelas Monocotyledoneae dengan ordo Arales. Karena itu tanaman disebut tumbuhan hias dari keluarga araceae dengan genus Philodendron.


Higher classification: Aroideae
Scientific name: Philodendron
Family: Araceae
Kingdom: Plant
Order: Alismatales
Class: Liliopsida

Morfologi tanaman Philodendron

Secara taksonomi tanaman philodendron tidak hanya memiliki klasifikasi tertentu tetapi juga bisa dijelaskan secara morfologis. Ini dia morfologi tanaman philodendron yang dimaksud:

1. Morfologi Akar

Tanaman philodendron merupakan tumbuhan hias yang memiliki tipe akar serabut. Tipe yang hampir sama dengan tanaman jenis hias yang lain.
Untuk warnanya biasanya akar berwarna kecokelatan dengan tekstur menggembung atau gemuk. Karena tekstur inilah akar tanaman akan bertahan asal tetap tertopang oleh tanaman yang lain.
Akar tanaman philodendron tidak hanya berfungsi sebagai penopang tetapi juga sebagai pencari nutrisi dan hara tanah. Maka dari itu sebagai tanaman hias karakter epifit, philo juga memiliki akar udara yang ikut merambat.

2. Morfologi Batang

Tanaman philodendron memiliki batang yang unik yaitu batangnya tetap memiliki ruas atau buku-buku tetapi teksturnya tidak berkayu.
Setiap tangkai daun serta mata tunas akan menempel pada ruas batangnya. Sekalipun demikian teksturnya tetap tegak karena memiliki panjang batang yang terbatas. Sedangkan klasifikasi berikutnya adalah batangnya merambat dengan panjang mencapai 3 meter.

3. Morfologi Daun

Daun tanaman philodendron memiliki bentuk yang berbeda-beda. Varietas yang ditemukan di Indonesia sebagian besar daunnya berbentuk oval, bulat dan hati. Sedangkan tanaman hasil stek atau silang biasanya daunnya berbentuk jari.
Klasifikasi warna daun philo tidak jauh berbeda yaitu varian warnanya juga sangat banyak. Yang populer adalah daun yang berwarna hijau muda dan hijau tua. Namun yang unik ada gradasi warna seperti merah, kuning, ungu, bahkan hitam.
Perpaduan warna daun inilah yang membuat tanaman philodendron layak disebut tanaman hias karena tampilan warna tersebut membuat tanaman terlihat cantik. Daun tanaman philodendron memiliki permukaan yang licin dan mengkilap. Namun ada beberapa varietas yang ketika diraba permukaan daunnya terasa kasar.
Keunikan daun tanaman philodendron selanjutnya ialah memiliki ukuran daun yang berbeda-beda. Di bagian yang menempel pada tangkai, daun terlihat lebih kecil bahkan seakan mati. Namun jika semakin ke arah pucuk ukuran daunnya semakin besar dan lebar.
Daun-daun ini menempel pada tangkai yang memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan lebar daun. Uniknya tangkai bunga memiliki warna yang berbeda dengan dominasi warna pada bunganya.

4. Morfologi Bunga

Untuk bunga tanaman Philodendron hampir sama dengan bunga Aglonema. Ini wajar karena keduanya merupakan tanaman hias yang se-spesies. Bahkan dalam beberapa klasifikasi dan morfologi keduanya memiliki banyak persamaan.
Bunga tanaman Philodendron memiliki dua unsur pendiri yaitu tongkol dan seludang. Yang mana fungsinya sebagai penutup tongkol.
Untuk karakter bunganya termasuk bunga berumah satu, yang mana serbuk sari berada di bagian atas tongkol sedangkan putik ada di bagian pangkalnya.
Untuk seludang bunga biasanya terbuka saat bunga betina sudah matang. Biasanya beberapa hari kemudian bunga jantan juga menyusul.
Untuk mengetahui seludang pada bunga philo silakan sentuh di dalam kelopak yang bertekstur kaku. Biasanya unsur ini berwarna putih, kuning dan kadang hijau.

Demikian penjelasan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman hias philodendron. Semoga bisa menjadi tambahan pengetahuan untuk Anda semua.

Semoga bermanfaat.

Selasa, 12 Oktober 2021

Varian - Hybrid dari Anthurium Jenmanii

Pada tahun 2006 Anthurium mulai merajalela. Walaupun diakui, ketika itu hanya segelintir orang yang mencoba bermain di pasar tanaman hias. "Dan Gelombang Cinta - Wave Of Love adalah pembuka dari maraknya hobiis gandrung sama Anthurium secara keseluruhan," Setelah Gelombang Cinta, diikuti oleh varian-varian lain.


Anthurium jemanii paling sering disilangkan, bermula dengan hookeri, sehingga dihasilkan jenis baru dengan daun tegak atau berujung runcing atau dengan Wave of Love, menghasilkan jemanii dengan tepi berombak, ketika jenis baru itu disilangkan lagi dengan jemanii, sifat jemanii kembali dominan, terbukti dari daun yang kaku, tebal, bentuk panjang, jemanii dengan ujung runcing, urat kasar, dan tegas. Kini, tidak kurang dari 50 varian telah dihasilkan. Selebihnya masih mirip satu sama lain. Untuk membedakan satu varian dengan yang lain, muncul berbagai penamaan. Misalnya daun bulat, pucuk merah, jaipong, tanduk kol, mangkuk, wayang, dan kobra. Belakangan muncul nama nama, supernova, esmeralda black, black kobra, cobtik predaktor, twister, greenflame, pagoda, sprinkle, dan lain-lain.

         Anthurium Jenmanii Cobra Catalog

          Anthurium Mangkok Black Mamba / Superbowl



                  Anthurium Supernova

            Anthurium Jenmanii jenis Varigata

Anthurium Jenmanii Tanduk Varigata

                Anthurium Jenmanii Tanduk

                 Anthurium Esmeralda Black

                          Anthurium Sirih

                    Anthurium Hookeri Black

            Anthurium Hookeri Red Varigata

        Anthurium Cobtik Predaktor Varigata

                    Anthurium Obor Hijau

                      Anthurium Obor Merah

         Anthurium Veitchii King Ori - Anakan

     Anthurium Veitchii King Narrow - Anakan


        Anthurium Veitchii Hybrid - Anakan
Hasil persilangan Anthurium Garuda Bima dan Veitchii King Ori.


           Anthurium Corong Merah - Anakan

Penyakit dan gangguan Fisiologis pada Anthurium bisa di googling - tidak saya bahas secara detail, karena lokasi tempat saya menanam sesuai dengan karakter anthurium, jarang terserang penyakit kecuali saat musim hujan yang berkepanjangan.
Kebanyakan yang terjadi di tempat saya adalah menguningnya dedaunan Anthurium karena sinar matahari yang berlebihan dan serangan cendawan.

Penjemuran berlebihan


                         Cendawan daun

Ada beberapa faktor penyebab daun anthurium menguning, antara lain:

1. Kelembaban media tanam yang berlebihan
2. Komposisi media tanam yang tidak sesuai
3. Kekurangan / kelebihan unsur hara
4. Kurangnya atau kelebihan pencahayaan 
5. Sirkulasi udara yang tidak lancar

Semoga bermanfaat.

Kamis, 07 Oktober 2021

Anthurium Jenmanii Cobra





Dikutip dari beberapa literatur mengenai asal mula Anthurium Jenmanii Cobra, dikenalkan oleh Anshori sekitar tahun 90-an, Jemanii Cobra sebetulnya adalah sebuah nama yang mengacu pada sosok sebuah jemanii yang mirip ular cobra. Dalam perkembangannya kemudian ada sejumlah kultivar jemani yang bentuknya mirip cobra, lalu mulailah orang mengenal yang namanya Cobra Katalog yang dijadikan patokan sebagai pemegang kasta tertinggi diantara sekian banyak varian jemani cobra saat itu.

"Istilah Cobra Katalog itu awalnya berasal dari buku tulisan Markus," tutur Rony pemilik Indah Nursery di BCD Tangerang Kav. 5.
Seorang penulis buku yang cukup kondang yang juga kolektor kakap Anthurium benama Markus, dalam bukunya pernah mendeteksi sejumlah varian Jemanii Cobra. Untuk melacak berbagai varian Jeman1i Cobra itu Markus sampai berkeliling Jawa.
Sejumlah Jemanii Cobra yang ada di buku Markus itulah yang kemudian dijadikan katalog buat mendeteksi dan mendefinisikan Jemanii Cobra.
"Dari situlah lalu muncul istilah Cobra Katalog. Yakni yang mirip dengan yang ada di buku-buku Markus," tandas Rony.
Istilah Cobra Katalog sebenarnya hanya ungkapan yang ada di buku. Dan Cobra Katalog itu bukan merupakan jenis, kultivar atau varian jemani," terang Rony.

Nah, itulah sepenggal info mengenai asal muasal Jenmanii Cobra.


Untuk perawatan Anthurium Jenmanii Cobra tidaklah terlalu sulit, penyiraman cukup 1 minggu sekali, pemupukan dengan pupuk daun Gandasil dan Growmore (di selang seling) memiliki kandungan zat hara yang lengkap sehingga sangat bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman. Diantaranya dapat memenuhi kebutuhan zat hara tanaman pada fase vegetatif maupun generatif. Pupuk ini juga memiliki kelarutan yang cukup tinggi terhadap air sehingga setiap zat hara akan larut secara sempurna oleh air. Lebih efektif dan mudahkan penggunaannya - pemberian pupuk kimia tidak boleh berlebihan, 3 bulan sekali media bisa ditaburin kapur dolomit untuk mencegah media tanam cepat asam.
Secara lebih lengkapnya jenis 2 pupuk tersebut dapat membantu pembentukan tunas, daun dan membuat daun lebih hijau.
Pemupukan dengan pupuk kimia dilakukan per 2 bulan sekali dan bergantian dengan pupuk organik seperti urin kelinci yang kaya akan Nitrogen.
Terlalu over memberikan pupuk akan menyebabkan daun menjadi letoy dan gampang busuk.

Pencahayaan harus terang - kadang saya menjemur secara langsung - direct sun sekitar 15 menit dan hasilnya selalu muncul tunas daun baru, daun lebih tegak berdiri, jemur langsung direct sun tidak boleh lebih dari 1/2 jam akan mengakibatkan daun menjadi gosong.
Hati hati saat masuk bulan Agustus - November, cahaya matahari terasa lebih panas, berbeda saat bulan Januari - Juni.
Di bulan Januari - Juni, kondisi taman belakang tidak memakai jaring paranet untuk memfilter sinar matahari tapi saat memasuki bulan Agustus - November, jaring paranet dipasang full seharian.

Media tanam yang dipakai adalah campuran sekam mentah, sekam bakar, andaman, kaliandra yang difermantasi, penggantian full media tanam lama biasanya saya lakukan 5 bulan sekali saat akar mulai terlihat diatas permukaan tanah pot.

Posisi peletakan tanaman di tempat teduh dan terhindar dari air hujan langsung, sebatas percikan air hujan tidak masalah, setelah hujan selesai, biasanya saya akan menghidupkan kipas angin selama 2 jam supaya kondisi kelembapan stabil di 60%-70% untuk menghindari serangan jamur saat musim hujan.

Penyemprotan fungisida, Bakterisida, Virusida dilakukan per 3-4 bulan sekali atau jika diperlukan saja dengan dengan Antigermen Plus 520 SC dan Insektisida dengan Samite 135 EC.

Semoga bermanfaat.



Ragam Tanaman Anthurium


Terpesona dengan tampilan daun Anthurium yang berkarakter dan gagah, beberapa jenis anthurium saya koleksi, sebelum masuk ke jenis anthurium, yuk simak dulu apa itu tanaman Anthurium.

Anthurium termasuk tanaman dari keluarga Araceae. Tanaman berdaun indah ini masih berkerabat dengan sejumlah tanaman hias populer semacam Aglaonema, Philodendron, Colocasia, dan Alocasia. Dalam keluarga Araceae, Anthurium adalah genus dengan jumlah jenis terbanyak, diperkirakan ada sekitar 1000 jenis anggota marga anthurium.


Tanaman ini termasuk jenis tanaman evergreen atau tidak mengenal masa dormansi. Di alam, biasanya tanaman ini hidup secara
*epifit dengan menempel di batang pohon. Dapat juga hidup secara *terestrial di dasar hutan. 

*Epifittumbuhan yang tumbuh dengan cara menumpang pada tumbuhan lain sebagai tempat hidupnya.
*Terestrialtumbuhan yang hidup di permukaan tanah, seperti kebanyakan jenis tanaman serta pohon)

Daya tarik utama dari anthurium adalah bentuk daunnya yang indah, unik, dan bervariasi. Daun umumnya berwarna hijau tua dengan urat dan tulang daun besar dan menonjol. Sehingga membuat sosok tanaman ini tampak kekar namun tetap memancarkan keanggunan tatkala dewasa. Tidak heran bila tanaman ini memiliki kesan mewah dan eksklusif. Dimasa lalu, anthurium banyak menjadi hiasan taman dan istana kerajaan-kerajaan di Jawa. Konon, dipuja sebagai tanaman para raja.


Secara umum Anthurium dibedakan menjadi dua yaitu jenis Anthurium Daun dan jenis Anthurium Bunga. Anthurium Daun memiliki daya pikat terutama dari bentuk-bentuk daunya yang istimewa. Sedangkan Anthurium Bunga lebih menonjolkan keragaman bunga baik hasil hibrid maupun spesies. Biasanya jenis anthurium bunga dijadikan untuk bunga potong
.



Super divisi dari tanaman anthurium adalah Embryophyta;
Kingdom dari tanaman anthurium adalah Plantae
Sub kingdom dari tanaman anthurium adalah Vindiplantae;
Kelas dari tanaman anthurium adalah Magnoliopsida;
Tanaman anthurium berasal dari Genus Anthurium Schott.

Morfologi Tanaman Anthurium

Apa saja ciri-ciri dari tanaman anthurium? Untuk mengetahui jawabannya simaklah penjelasan mengenai morfologi tanaman anthurium berikut ini:

1. Akar Tanaman Anthurium

Tanaman anthurium dapat dikatakan sehat apabila memiliki akar yang banyak dan akarnya tersebut berwarna putih serta menyebar ke segala arah.

2. Batang Tanaman Anthurium

Apabila tanaman anthurium ditanam pada media maka batangnya tidak terlihat. Batang tanaman anthurium yang sudah dewasa akan membesar menjadi bonggol.

3. Daun Tanaman Anthurium

Tekstur daun tanaman anthurium pada umumnya kaku serta tebal, bentuk daunnya bervariasi ada yang berbentuk seperti jantung, memanjang, lancip serta lonjong.

4. Bunga Tanaman Anthurium

Bunga tanaman anthurium merupakan bunga berumah satu yaitu dalam satu bunga tanaman anthurium mengandung sel kelamin betina serta sel kelamin jantan.
Jenis bunga tanaman anthurium ini terdiri dari tangkai, tongkol serta mahkota.
Bagian-bagian bunga tanaman anthurium tersebut menjadi satu kesatuan yang membentuk seperti ekor.
Putik serta tepung sari tanaman anthurium menempel pada bagian tongkol. Pada umumnya putik tanaman anthurium lebih dahulu masak dibandingkan dengan tepung sari anthurium.

5. Buah atau Biji Tanaman Anthurium

Buah tanaman anthurium berbentuk bulat serta menempel di tongkol. Warna buah tanaman anthurium adalah berwarna hijau muda apabila belum matang sedangkan warna buah tanaman anthurium yang sudah matang berwara merah.
Apabila biji tanaman anthurium sudah matang maka akan terlepas dari tongkolnya dan biji tanaman anthurium yang sudah matang tersebut merupakan bibit dapat digunakan untuk memperbanyak tanaman anthurium.
Bibit yang dihasilkan dari biji tanaman anthurium yang sudah matang ini memiliki sifat yang berbeda dari induknya.

Disini saya lebih tertarik dengan Anthurium jenis Daun, beberapa Anthurium silangan yang saya koleksi antara lain :

1. Anthurium Jenmanii Cobra Catalog
2. Anthurium Jenmanii Bowl / Mangkok
3. Anthurium Sawi
4. Anthurium Supernova
5. Anthurium Jenmanii jenis Varigata
6. Anthurium Jenmanii Tanduk
7. Anthurium Esmeralda Black
8. Anthurium Sirih
9. Anthurium Hookeri Black
10. Anthurium Hookeri Varigata
11. Anthurium Cobtik Predaktor Varigata
12. Anthurium Obor Hujau
13. Anthurium Obor Merah
14. Anthurium Veitchii Ori
15. Anthurium Veitchii King Narrow
16. Anthurium Veitchii Nero Hybrid
17. Anthurium Mangkok Black Mamba
18. Anthurium Jenmanii Tanduk
19. Anthurium Gelombang Cinta
20. Anthurium Corong Merah

Untuk perawatan dan maintenance tidaklah sulit, cara merawat Anthurium agar berdaun indah :

1. Pilih media tanam. Tahapan awal tanaman dapat tumbuh dengan baik adalah dengan menyiapkan media tanam yang pas untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang Anda tanam.

2. Sterilisasi. Faktor akar tanaman anthurium yang mudah busuk perlu dilakukan tindakan sterilisasi agar terhindar hama dan penyakit.

3. Pencahayaan Tanaman. Anthurium tumbuh di lingkungan yang beriklim tropis lembab dan tropis kering. Oleh karena itu, pencahayaan sangat diperlukan.

4. Penyiraman. Penyiraman pada tanaman anthurium bergantung pada musim yaitu musim hujan dan musim kering. Saat musim hujan, tanaman anthurium tidak perlu dilakukan penyiraman karena sudah ada bantuan air hujan.

Akan kita ulas satu persatu di artikel berikut nya...

Semoga bermanfaat.


Selasa, 28 September 2021

Tanaman Aroid Langka & Exotic

Dimulai pada awal tahun Februari 2021 - Masa Pandemi Covid-19 dimana semangat bertanam kembali bergairah setelah tahun 2017 berhenti dari sistem tanam hidroponik, awalnya masih bingung dengan jenis tanaman apa yang akan ditanam, akhirnya jatuh hati dengan tanaman hias Aroid - Araceae Family dengan koleksi pertama adalah King Red Congo, jenis Philodendron, ukuran tanaman yang gagah, cantik dengan bentuk daun besar dan tidak terlalu butuh intensitas sinar matahari yang tinggi, lokasi taman kecil di belakang rumah adalah lokasi yang tepat - sejuk dan rindang.

Aroid, sebutan untuk tanaman hias anggota famili Araceae, seperti Aglaonema, Anthurium, Monstera, Philodendron, Alocasia, Colocasia, dll.

Kini seluruh dunia sedang terserang tren bercocok tanam. Baik itu tanaman hias maupun tanaman konsumsi. Adanya pandemi membuat kesadaran masyarakat menjadi tinggi akan pentingnya menjaga bumi dan bertahan hidup.

Kondisi ‘panic buying‘ yang terjadi di awal pandemi seolah membuktikan bahwa setiap orang harus memiliki beberapa sumber makanan. Awalnya masyarakat menanam umbi-umbian, sayuran, dan buah-buahan. Namun tren tersebut bergeser menjadi kecintaan terhadap tanaman hias. Bahkan harganya pun tidak main-main.

Mengenal Tanaman keluarga Araceae.

Tanaman keluarga Araceae merupakan tumbuhan yang menyukai tanah berpori dan lingkungan yang lembab dengan intensitas sinar matahari yang sedang. Tapi jangan sampai terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama. Maka usahakan pH media tanam adalah 5 hingga 7,5 dengan suhu lingkungan antara 21 sampai 29 derajat Celcius.

Terdapat lebih dari 600 jenis tanaman ini di Indonesia. Kalimantan merupakan surga bagi berbagai jenis Araceae. Masyarakat lebih mengenal sebagai tanaman pangan terutama dari jenis talas-talasan.

Alocasia New Guinea Gold


Saat ini tanaman keluarga Araceae memang masih merajai pasaran tanaman hias di Indonesia. Terutama genus Philodendron, Alocasia, Caladium, Anthurium, maupun Singonium. Untuk harga memang tergantung dari jumlah daun, corak daun, kelangkaan, dan usia tanaman.

Philodendron Spiritus Sancti


Menurut NASA - 
 National Aeronautics and Space Administration - tanaman family Araceae adalah salah satu jenis tanaman "Best Purifying Indoor Plants", Anda bisa memajang pot pot tanaman tersebut di dalam ruangan selama ruangan tersebut terang dan ada cahaya yang masuk atau bisa menggunakan rak tanaman dengan tambahan lampu LED Growlight. Ruangan sejuk dan pemandangan hijau, membuat mata nyaman dan rilexs - Enjoy Life.

Monstera


Philodendron White Knight

Belum terlalu memahami keluarga tanaman Araceae, langsung "kesemsem' dengan jenis Anthurium, dari kacamata saya melihat jenis anthurium ini sangat exotic dengan size daun besar dan perawatan nya tidak terlalu susah padahal masa keemasan Anthurium sudah lewat dan untuk mendapatkan Anthurium terbilang sudah murah .

Artikel berikut nya akan membahas satu persatu jenis keluarga Araceae yang saya koleksi - Anthurium - Philodendron - Alocasia - Colocasia.


Semoga bermanfaat.

Tanaman Hias Philodendron

Tanaman hias jenis ini merupakan tanaman yang cukup fenomenal pada tahun 2000, Tanaman philodendron mungkin jenis tumbuhan yang masih asing ...